Usaha Salon PDF Print E-mail
Written by narasumber#   
Sunday, 05 June 2011 16:41

Memulai usaha salon bisa saja tidak memerlukan biaya investasi yang sangat besar. Hal itu sangat tergantung dari seberapa besar salon akan dibuat, dan berapa banyak cabang yang akan didirikan. Salon sebagai usaha kecil di sini dibatasi dengan investor salon yang hanya ingn membuat salon di satu tempat yang berbiaya investasi masih sebesar persyaratan suatu usaha kecil.

Bisnis salon merupakan perpaduan antara penjualan jasa dan produk serta kemampuan manajemen yang sederhana. Jika salon semakin bertambah besar maka manajemen yang mengaturnya akan semakin besar dan kompleks pula. Pada laporan thesis ini responden ingin membuat suatu perencanaan bisnis yang sederhana dan menciptakannya secara langsung dan nyata di lapangan. Dengan demikian kelebihan dari penelitian ini hasil yang didapat bukan saja suatu dokumentasi tetapi juga bisnis yang secara nyata akan dibentuk. Bisnis yang akan dibentuk ini merupakan suatu bisnis salon yang memang merupakan suatu usaha kecil tetapi bukan berupa bisnis salon di ‘rumahan’ tetapi sudah merupakan suatu bentuk industri/industri kecil sehingga proses pembentukannya melalui sebuah business plan dengan mengindahkan lingkungan bisnis, operasional, pemasaran, dan perhitungan finansial baik itu biaya maupun pengembalian nilai investasinya.

Dalam pembentukan salon faktor yang utama adalah keahlian dari sumber daya manusia, kelengkapan fasilitas dan peralatan salon, produk-produk yang menyertainya, dan manajemen yang mengaturnya. Keahlian itu sangat diperlukan di sini karena pelanggan sangat ingin dilayani oleh orang yang ahli. Peralatan-peralatan seperti set pencuci rambut, set gunting, set pengering, set perawat rambut, dan lain-lain harus dilengkapi. Semakin lengkap peralatan, semakin bermutu dan bersih, maka pelanggan akan menyukai sehingga akan memperbanyak konsumen yang ingin memakai jasanya. Produk perawatan rambut yang menyertainya juga tidak bleh ketinggalan seperti sampo, hair tonic, creambath, spa, dll, juga harus disediakan. Semuanya itu tak akan berjalan baik tanpa manajemen yang tepat sehingga operasional berjalan baik dan return yang diperhitungkan dapat tercapai.

 

Profil Usaha Salon

Visi, Misi, Tujuan Bisnis Salon

Perencanaan usaha ini adalah pembuatan salon perawatan rambut. Dengan mengambil ide usaha bisnis salon ini adalah diperkirakan penjualan jasa ini akan menghasilkan gross profit sebesar 50% dari omset dan mengalami pertumbuhan yang baik.

Pertama kali yang akan dilakukan adalah penentuan bentuk usaha dan tujuan dari usaha tersebut, yaitu :

Nama Usaha    : Youknows Salon

Visi                  : Menjaga kesehatan rambut dengan cara terbaik

Misi                 : Merawat rambut konsumen Youknows Salon secara  sempurna.

Tujuan             : - Mengambil simpati dan pasar wanita di wilayah Bandung Pusat

agar mau memelihara/merawat rambut di Youknows Salon.

- Pendapatan net profit dari jasa salon sebesar 25%.

Alamat                        : Jl. Banda/Ambon No.15 Bandung

Jam operasional  :  Pukul 09.00 pagi s.d. pukul 19.00

Jasa salon yang akan direncanakan meliputi antara lain :  cuci dan blow, gunting rambut, keriting, cat rambut,   creambath, medicure dan pedicure,dan lain-lain.

 

Lokasi Usaha yang Dipilih

Lokasi usaha yang dipilih adalah di Jalan Banda/Ambon Nomor 15, di sebelah PT.POS dan di samping lapangan olah raga GOR Saparua.

Alasan-alasan dipilihnya lokasi ini adalah :

1.      Alasan-alasan pribadi :

-          Hak sewa telah dimiliki.

-          Secara pribadi tempat tersebut memang ingin dibuat salon yang merupakan salah satu ambisi usaha yang harus diwujudkan.

2.      Alasan-alasan ekonomi :

-          Lokasinya strategis

-          Pendapatan masyarakat di sekitar lokasi diperkirakan cukup baik

-          Di daerah sekitar banyak sekolah-sekolah, akademi-akademi, dan kantor-kantor sebagai target pasar.

-          Di sekeliling lokasi usaha terdapat usaha-usaha lain yang mendukung, misalnya pasar swalayan, wartel, kios oli, restoran, dan lain-lain.

 

Sumber Daya Manusia untuk Bisnis Salon

Usaha salon yang akan dibentuk ini, karena merupakan usaha kecil masih membutuhkn sedikit tenaga kerja dan dengan manajemen personalia yang sederhana. Orang-orang yang berperan dalam usaha ini adalah sebagai berikut :

1.      Pemilik.

2.      Kepala salon, bertugas :

·         Membuat manajemen salon yang efektif dan efisien

·         Mengawasi dan mengontrol seluruh karyawan dan memacu prestasi mereka.

3.       Staf Keuangan, bertugas :

·         Membuat laporan penghasilan harian.

·         Menerima setoran dari kasir dan menyimpannya

·         Mengatur pengeluaran dan membuat laporannya.

4.       Kepala Hair Stylist, bertugas :

·         Menangani langganan yang membutuhkan pelayanan dengan keahlian khusus, misalnya menggunting rambut, mengkriting, mengecat rambut, dll

·         Mengawasi pekerjaan para pegawai salon.

·         Mengontrol stok dan menangani pembelian bahan-bahan salon dan peralatan salon yang kurang/telah habis.

5.      Hair Stylist senior, bertugas :

Menangani langganan yang membutuhkan pelayanan dengan keahlian khusus.

6.      Karyawan salon, bertugas :

Menangani pelanggan yang tidak membutuhkan pelayanan dengan keahlian khusus, misalnya mancuci rambut, blow sederhana, creambath, dll.

 

Analisa Posisi Bisnis Salon

Faktor Kunci Sukses Bisnis Salon

Faktor kunci sukses bisnis dari Youknows Salon yang akan dibentuk adalah antara lain :

-          Pelayanan  yang memuaskan, sehingga konsumen merasa betah seperti rumah sendiri.

-          Harga yang diberikan cukup bersaing sehingga konsumen tertarik untuk datang kembali

-          Kebersihan dari lingkungan salon yang ada (peralatan, dan lain-lain)

-          Selalu mengikuti trend yang ada.

-          Lokasi yang nyaman dan strategis

-          Mudah dijangkau baik kendaraan umum dan mobil pribadi.

-          Usaha disekelilingnya beragam sehingga fasilitas sekelilingnya termasuk lengkap yaitu : lapangan parkir, wartel, rumah makan, pasar swalayan, dan kios oli.

 

Analisa SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Weakness)  Bisnis Salon

 

Analisa SWOT

STRENGTH (KEKUATAN)

WEAKNESS (KELEMAHAN)

-          Lokasi yang strategis (mudah dilalui oleh kendaraan pribadi/angkutan umum).

-          Harga yang ditawarkan murah dan mampu bersaing dengan yang lain.

-          Pelayanan yang cepat (tidak terlalu lama menunggu untuk dilayani).

-          Mempunyai fasilitas salon yang baik dengan ruangan yang cukup nyaman.

Lanjutan    Tabel 4.1   Analisa SWOT

STRENGTH

-          Kesiapan modal yang memadai.

-          Usaha di sekitar salon yang saling mendukung.

 

-          Mencari sumber daya manuia yang terampil sangatlah sulit.

-          Turn over/keluar masuknya tenaga kerja sangat tinggi.

-          Produk yang ditawarkan harus lebih bervariasi.

OPPORTUNITIES (KEUNGGULAN)

THREATS (ANCAMAN)

 

-          Tersedianya tenaga kerja yang banyak

-          Kebutuhan masyarakat akan penataan/perawatan rambut cukup tinggi.

-          Iklan dari media massa akan produk-produk salon atau perawatan rambut yang cukup gencar.

-          Perkembangan teknologi peralatan yang semakin baik.

 

 

 

Sumber : analisa

 

-          Ancaman pesaing di sekeliling lokasi.

-          Ada perubahan selera dari pelanggan yang harus diantisipasi (dalam masalah tata rambut, style,dll).

-          Teknologi yang sedang berkembang (contoh : silikon).

-          Harga barang-barang dari suplier yang berbeda-beda setiap saat karena pengaruh kurs dollar.

-          Keadaan pasar yang berubah-ubah sehingga sulit diprediksi arah segmentasi dari usaha.

 

External Analysis

EXTERNAL SRATEGIG

FACTORS

WEIGHTED

RATING

WEIGHTED

SCORE

Opportunities :

1.      Ekonomi

2.      Politik

3.      Kebijakan Pemerintah

4.      Lingkungan SDM

5.      Pesaing

6.      Supplier

7.      Teknologi

 

0.1

0.025

0.025

0.1

0.1

0.1

0.05

 

4

3

3

2

3

3

2

 

0.4

0.075

0.075

0.2

0.3

0.3

0.1

Threats :

1.      Ekonomi

2.      Politik

3.      Kebijakan Pemerintah

4.      Lingkungan SDM

5.      Pesaing

6.      Supplier

7.      Teknologi

 

0.1

0.025

0.025

0.1

0.1

0.1

0.05

 

3

4

4

3

3

3

3

 

0.3

0.1

0.1

0.3

0.3

0.3

0.15

Total :

1.00

 

3.0

Sumber : Analisa

 

Keterangan :

Rating Opportunities (1-4) :                           Rating Thearts (4-1) :

1 = Tidak berpeluang                                        4 = Tidak mengancam

2 = Cukup berpeluang                                      3 = Cukup mengancam

3 = Berpeluang                                                   2 = Mengancam

4 = Sangat berpeluang                                      1 = Sangat mengancam

 

Internal Analysis

INTERNAL  STRATEGIC

FACTORS

WEIGH-

TED

RATING

WEIGHTED

SCORE

Strength :

1.      Keuangan

2.      SDM

3.      Produksi

4.    Lokasi dan fasilitas

 

0.2

0.05

0.1

0.15

 

4

2

3

4

 

0.8

0.1

0.3

0.6

Weakness :

Keuangan

SDM

Produksi

Lokasi dan fasilitas

 

0.1

0.15

0.15

0.1

 

4

3

3

4

 

0.4

0.45

0.45

0.4

Total :

1.00

 

3.5

Sumber : Analisa

 

Keterangan :

Rating  Strenght (1-4):                                     Rating Weakness (4-1) :

1 = Tidak kuat                                                   4 = Tidak lemah

2 = Cukup kuat                                                  3 = Cukup lemah

3 = Kuat                                                              2 = Lemah

4 = Sangat kuat                                                 4 = Sangat lemah

 

Berdasarkan hasil diatas maka perusahaan dapat melakukan melakukan : Possible Diversification Strategy. Alasan melakukan Possible Diversification Strategy adalah salon yang diusahakan diperkirakan masih memberikan pelayanan yang standard sehingga perlu diversifikasi strategi untuk perencanaan kedepannya, misalnya : dengan mempertinggi skill SDM (para hair stylist-nya) dan menambah produk jasa yang ditawarkan.

 

Permintaan Bisnis Salon

Wilayah Pasar dan Karakteristik Pelanggan Salon

Pelanggan yang diharapkan terbesar adalah datang dari sekitar lokasi usaha. Pelanggan yang diharapkan datang pada salon ini terdiri dari tiga kelompok besar, yaitu :

-          Wanita dewasa, yang merupakan ibu-ibu muda dan karyawan-karyawan wanita yang berada di sekitar lokasi. Ciri spesifik dari pelanggan golongan ini adalah mereka mementingkan kualitas dan image, dengan unsur-unsur kualitas yang diinginkan terutama adalah : kerapihan, profesionalitas, kerapihan, dan pelayanan.

-          Wanita muda, yang merupakan mahasiswa-mahasiswa wanita dari sekolah tinggi dan akademi-akademi yang berada di sekitar lokasi. Ciri spesifik dari pelanggan golongan ini adalah mereka mementingkan kecepatan dari pelayanan yang diberikan, dengan unsur-unsur kualitas yang diinginkan terutama adalah : kecepatan, kesantaian/rileks, dan kesupelan.

-          Remaja wanita, yang merupakan siswa-siswa wanita yang berasal dari sekolah-sekolah menengah SMU/SMP yang berada di sekitar lokasi usaha. Ciri spesifik dari pelanggan golongan ini adalah mereka mementingkan trend yang berubah-ubah setiap saat, dengan unsur-unsur kualitas yang terutama adalah : penguasaan akan trend yang tidak ketinggalan.

 

Perkiraan Permintaan dan Pertumbuhan Pasar Salon

Estimasi permintaan pada awal-awal usaha beroperasi dapat dilihat dari tabel berikut ini :

 

Estimasi Permintaan Tiap Kelompok Pelanggan

KELOMPOK

PELANGGAN

JUMLAH

PELANGGAN

KEKERAPAN

PEMBELIAN

JUMLAH

SETIAP

PEMBELIAN

TOTAL

PERMINTAAN

Wanita dewasa/ Ibu-ibu muda/

Karyawati

 

150

 

5%

 

Rp. 20.000,-

 

Rp. 60.000,-

Wanita muda/

Mahasiswi

500

5%

Rp. 12.000,-

Rp. 120.000,-

Remaja wanita/

Siswi SMU/SMP

200

5%

Rp. 10.000,-

Rp. 40.000,-

Sumber : analisa

Youknows Salon

 

 

TOTAL
PERMINTAAN

Rp. 220.000,-

Per hari

 

Perkiraan pertumbuhan, berdasarkan faktor-faktor yang mendukung pertumbuhannya, diantaranya adalah :

-          Pemasaran yang dilakukan, menyumbang pertumbuhan sekitar 1,5%

-          Kepuasan akan pelayanan, menyumbang pertumbuhan sekitar 2%

-          Lokasi yang strategis, menyumbang pertumbuhan sekitar 2,5%

Harapan pertumbuhan yang terjadi yaitu dengan total angka pertumbuhan sekitar 6% pertahun (1,5% pertriwulan) pada perencanaan tiga tahun pertama.

 

Pesaing Salon Youknows

Pesaing yang potensial bersaing menawarkan usaha salon tersebut adalah para pengusaha salon juga yang mempunyai wilayah pasar yang sama Salon-salon tersebut terutama adalah :

-          An An Salon, di Jl. Pramuka

-          Yucca Salon, di Jl. LRE Martadinata/Jl. Riau

-          Studio 21, di Jl. LRE Martadinata/Jl. Riau

-          Dedi Sukma, di Jl. Cendana

Gambaran mengenai para pesaing setelah dilakukan penelitian lapangan dan estimasi :

-          An An Salon

Ciri kualitas utama yang dimiliki adalah kecepatan pelayanan karena antrean yang tidak begitu banyak.

Estimasi gross profit perbulan Rp. 6.000.000,00

Sebagai perbandingan, harga cuci blow adalah Rp. 15.000,00 per kepala.

-          Yucca Salon

Ciri kualita utama yang dimiliki adalah harga karena harga yang ditawarkan tidak terlalu tinggi.

Estimasi gross profit perbulan Rp. 15.000.000,00

Sebagai perbandingan harga cuci blow adalah Rp. 14.500,00 perkepala.

-          Studio 21

Ciri kualitas utama yang dimiliki adalah kenyamanan suasana yang ditawarkan yang menyebabkan ruangan salon ebih eksklusif.

Estimasi gross profit perbulan Rp. 20.000.000,00

Sebagai perbandingan, harga cuci blow adalah Rp. 25.000,00 perkepala.

-          Dedi Sukma

Ciri kualitas utama yang dimiliki adalah daya tampung yang cukup besar karena telah mempunyai pelanggan yang cukup besar.

Estimasi gross profit perbulan Rp. 30.000.000

Sebagai perbandingan, harga cuci blow adalah Rp. 20.000,00

Dari pemaparan diatas maka total omset seluruh pesang di wilayah pasar yang sama adalah Rp. 71.000.000,00, sedangkan harga rata-rata untuk cuci blow dari pasaran di wilayah itu adalah : Rp. 18.375,00 per kepala. Sebagai perbandingkan harga cuci blow biasa yang akan ditawarkan di Youknows Salon yaitu sebesar Rp. 13.500,00 per kepala.

 

Rencana Pemasaran Bisnis Salon

Strategi pemasaran dilakukan untuk mempengaruhi target pelanggan. Strategi ini terdiri dari product, place, promotion, dan price.

 

Produk Salon (Product)

 

1. Manfaat-manfaat  produk yang penting di salon :

·                     Dilihat dari varietas produk yang diberikan

Contoh : Gunting rambut, creambath, cuci blow, cat rambut,

menicure/pedicure dan lainlain.

·                     Dilihat dari pelayanan

Pelayanan yang diberikan harus memuaskan karena yang  akan

orang merasa puas dengan  jasa yang dihasilkan, misalnya tidak

terlalu menunggu lama.

·                     Dilihat dari kualitas

Misalnya dari cara teknik memotong , teknik cat harus kualitas

yang baik sehingga orang puas.

 

 

Caranya produk dapat dibedakan.

Produk yang dapat dibedakan dari salon :

·         Pelayanan

·         Kualitas

·         Nama merek yang akan digunakan Youknows Salon

 

Dukungan apa yang diperlukan produk tertentu.

Dukungan yang diperlukan dari  usaha salon :

·         Desain ruangan salon

·         Peralatan yang lengkap

·         Produk yang ditawarkan lengkap

·         Pelayanan yang diberikan memuaskan

·         Garansi produk yang ditawarkan

 

Pentingnya pelayanan bagi salon, karena  salon yang ditawarkan adalah jasa,  sehingga apabila yang ditawarkan memuaskan bagi konsumen, maka konsumen, maka konsumen akan datang kembali untuk mempercayakan penataan rambutnya terhadap salon tersebut. Efeknya salon tersebut akan ramai dikunjungi sehingga pendapatan dari salon tersebut meningkat.

Pada salon perlu variasi produk agar tidak monoton/membosankan sehingga konsumen yang datang dapat memilih produk yang ditawarkan.

Pada salon tidak terlalu penting kemasan karena ini merupakan jasa pelayanan.

Membandingkan dengan pesaing dapat dilihat dari :

·         Harga yang ditawarkan.

·         Varietas produk yang dilihat.

·         Pelayanan yang diberikan oleh salon tersebut.

 

Tempat (Place) Salon

1.      Lokasi yang ada sudah cukup sesuai karena dilihat dari tempatnya sudah strategis karena:

·                     Dekat dengan kampus mahasiswa

·                     Perkantoran

·                     Dilalui oleh jalur angkutan kota.

 

2.      Lokasi sangat penting bagi usaha, karena:

·                     Lokasi sangatlah menetukan omzet bagi usaha.

·                     Jumlah konsumen yang datang, dll.

 

3.      Bentuk distribusi yang diperlukan:

·                     Lokasi

·                     Transportasi

 

4.    Motivasi yang diberikan kepada distributor untuk menyalurkan produk:

·                   Cara pembayaran yang diberikan

·                   Produk yang diambil dalam jumlah yang banyak

·                   Pamflet / selebaran produk tersebut ditempel ditempat yang dapat

dilihat jelas oleh konsumen

·                   Produk tersebut dipajang ditempat yang dilihat oleh konsumen

·                   Produk tersebut dipajang ditempat yang dilihat oleh konsumen

 

Promosi untuk Bisnis Salon (Promotion)

1.      Besarnya anggaran promosi yang dilaksanakan  sekitar  lima juta.

2.      Advertising/promosi sangat penting didalam salon, karena orang akan tahu/ mengenal, mencoba apabila puas, akan datang kembali.

3.      Bauran promosi  yang penting ialah :  dengan cara advertising, melalui radio. majalah, spanduk/dari mulut ke mulut.

4.      Efektivitas promosi setiap tahun  :

·Dapat mempengaruhi pendapatan

·Dapat lebih dikenal lebih luas lagi oleh masyarakat sehingga mengenal

5.      Bauran advertising bukan yang terbaik,

·                     Karena bisnis ini biasanya orang mencoba terlebih dahulu, untuk

masuk apabila pelayanan yang diberikan baik maka orang akan

lebih loyal.

·                     Biasanya bisnis ini promosi dari mulut ke mulut yang dilakukan

6.      Media efektif yang digunakan : spanduk dan brosur.

 

Harga Jasa Salon (Price)

1.      Harga yang ditetapkan berdasarkan permintaan atau yang sudah ditentukan terlebih dahulu oleh pemilik dengan menghitung  jumlah biaya yang dikeluarkan untuk produk jasa yang dilakukan.

2.      Untuk salon profit margin yang sesuai kira-kira 20 % - 30%.

3.      Untuk salon ditentukan harganya dengan :

·                     Menghitung jumlah tenaga kerja

·                     Menghitung bahan baku, dll.

atau produk ditentukan harganya dengan melihat harga dari pesaing disekitarnya

4.      Sejauh harga pesaing tidak terlalu besar gapnya, maka tidak perlu kuatir. Apalagi dengan memberikan service pelayanan yang baik

5.      Harga bagi pembeli, sangat penting. Tetapi apabila pelayanan yang diberikan kepada pembeli sangatlah baik dan kualitas yang baik, apabila dia membayar dengan harga yang sedikit lebih mahal tidak menjadi masalah.

6.      Tingkatan harga pada salon harus dipertimbangkan dengan melihat:

·                     Lamanya pekerjaan

·                     Bahan baku yang dikeluarkan.

 

Daftar Harga Salon

CUCI BLOW BIASA PENDEK / PANJANG

13.500,-

C / B VARIASI PENDEK

15.000,-

C / B VARIASI PANJANG

17.500,-

MELURUSKAN RAMBUT PENDEK

65.000,-

MELURUSKAN RAMBUT PANJANG

80.000,- 100.000,-

KERITING BULUMATA

25.000,-

CAT RAMBUT PENDEK

65.000,-

CAT RAMBUT PANJANG

80.000,- 100.000,-

TONING PENDEK

65.000,-

TONING PANJANG

80.000,-

CREAMBATH PENDEK

22.500,-

CREAMBATH PANJANG

25.000,-

TREATMENT PENDEK

20.000,-

TREATMENT PANJANG

25.000,-

MAKE UP

50.000,-

SANGGUL

30.000,-

SANGGUL MODERN

25.000,- 30.000,-

HIGHLIGHT PENDEK

40.000,-

HIGHLIGHT PANJANG

80.000,-

CABUT ALIS

5.000,- 7.500,-

MENICURE-PEDICURE

25.000,-

MENICURE

12.500,-

PEDICURE

12.500,-

GUNTING WANITA

20.000,-

GUNTING PRIA

15.000,-

Harga Sudah Termasuk Cuci Blow (CB)

Sumber : Youknows Salon

 

 

Analisa Keuangan Bisnis Salon

 

Sumber, Jadwal dan Penggunaan Dana untuk Bisnis Salon

Sumber dana berasal dari dana sendiri sebesar Rp. 75.000.000,00. Dana tersebut digunakan untuk rangkaian pekerjaan sebagai berikut :

1.      Penyiapan dana dan rencana bisnis

2.      Renovasi/perbaikan dan pembuatan interior salon.

3.      Penyediaan peralatan meubel salon.

4.      Pencarian tenaga kerja baik yang telatih maupun tidak terlatih.

5.      Penyediaan peralatan dan bahan-bahan salon.

6.      Pemasaran di berbagai media promosi, baik spanduk, brosur-brosur, program discount, media radio, surat kabar, dll.

7.      Pembukaan, operasional dan pelayanan yang terbaik.

Secara rinci perkiraan penggunaan dana investasi tersebut adalah sebagai berikut :

 

Perencanaan Investasi

PEKERJAAN

BIAYA

1.      Penyiapan dana dan rencana bisnis.

2.      Biaya sewa 3 tahun (@ Rp. 9.000.000,00)

3.      Renovasi/perbaikan dan pembuatan interior salon.

4.      Penyediaan peralatan meubel salon.

5.      Penyediaan peralatan operasional salon.

6.      Penyediaan bahan-bahan salon.

7.      Pencarian tenaga kerja

8.      Pemasaran di berbagai media promosi.

9.   Pembukaan dan operasional.

Rp. 1.000.000,00

Rp. 27.000.000,00

Rp. 12.000.000,00

Rp. 10.000.000,00

Rp. 9.000.000,00

Rp. 5.000.000,00

Rp. 500.000,00

Rp. 3.500.000,00

Rp. 1.000.000,00

Sumber : Youknows Salon

Rp. 69.000.000,00

 

adwal Realisasi Rencana Bisnis YOUKNOWS SALON

PEKERJAAN

DURASI

(minggu)

WAKTU

PELAKSANAAN

 

 

1.      Penyiapan dana dan rencana bisnis.

2.      Renovasi/perbaikan dan pembuatan interior salon.

3.      Penyediaan peralatan meubel salon.

4.      Penyediaan peralatan operasional salon.

5.      Penyediaan bahan-bahan salon.

6.      Pencarian tenaga kerja

7.      Pemasaran di berbagai media promosi.

8.      Pembukaan dan operasional.

 

9.      Analisa / Pembuatan Thesis.

 

 

 

2 minggu

6 minggu

 

4 minggu

2 minggu

1 minggu

2 minggu

6 minggu

 

 

Tahun 2001

16 April – 30 April

1 Mei - 4 Juni

 

1 Mei – 28 Mei

23 Mei – 7 Juni

3 Juni – 10 Juni

2 Juni – 16 Juni

9 Juni -  22 Juli

16 Juni

 

Maret-April 2002

Sumber : Youknows Salon

 

Daftar Kebutuhan Barang Modal Bisnis Salon

Dari penggunaan dana di atas yang termasuk barang modal adalah interior salon, peralatan meubel salon, peralatan operasional salon, dan bahan-bahan salon. Secara rinci barang-barang modal yang dibutuhkan adalah :

1.      Interior salon, dengan perician sebagai berikut :

·       Pengecatan tembok dan penyediaan partisi-partisi

·       Hiasan-hiasan dinding

·       Lemari dinding

·       Persediaan air (air panas dan air dingin)

·       Lampu-lampu biasa dan lampu hias.

2.      Peralatan meubel salon :

·       Meja pajangan dan kasir                                             1  set

·       Komputer                                                                    1  set

·       Meubel untuk kantor (meja dan kursi)                        1  set

·       Kursi tunggu                                                               1  set

·       Meja rias + kursi                                                          13 set

·       Tempat pencuci rambut                                               3  set

·       Lemari kecil untuk peralatan                                       5  set

3.      Peralatan operasional salon :

·       Peralatan creambath (steamer) 1  set

·       Peralatan drokap (untuk keriting & pengecatan)        1  set

·       Peralatan gunting                                                        5  set

·       Hair Dryer 5  set

·       Jepit-jepit rambut                                                        10 set

·       Peralatan medicure/pedicure 2  set

·       Peralatan pengecatan rambut                                      2  set

4. Bahan-bahan salon

·       Sampo-sampo

·       Bahan pengecetan rambut

·       Bahan untuk creambath

·       Bahan pengeritingan rambut

·       Bahan treatment/perawatan rambut.

 

Neraca Awal

Dari keseimbangan modal dan aset maka dapat dibuat neraca awal sebagai berikut:

 

Tabel 4.8   Neraca Awal

Per tanggal 1 Juni 2001

AKTIVA

 

PASIVA

 

Cash

Bank

Prive

Penyusutan

Aktiva Lancar

Aktiva Tetap

Rp. 5.000.000,00

Rp. 6.000.000,00

Rp. 6.000.000,00

0

Rp. 5.000.000,00

Rp. 58.000.000,00

Hutang

Modal sendiri

- Investasi

- Modal kerja

Laba ditahan

0

 

Rp. 69.000.000,00

Rp. 11.000.000,00

0

Sumber : Youknows

Rp. 80.000.000,00

 

Rp. 80.000.000,00

 

Penjelasan :

1.      Pada tanggal 1 Juni 2001 terdapat uang tunai/cash sebesar Rp. 1.000.000,00

2.      Posisi uang di bank sebesar Rp. 6.000.000,00 dan cash sebesar Rp. 5.000.000,00 sebagai total modal kerja Rp. 11.000.000,00.

3.      Prive sebesar Rp. 6.000.000,00 sebelum adanya neraca penyesuaian karena usaha belum beroperasional sehingga pengeluaran-pengeluaran lancar belum dianggap pengeluaran tetapi pengambilan/prive agar neraca balance dengan modal sendiri. Biaya-biaya modal tersebut diantaranya adalah : biaya perencanaan, pemasaran, pembukaan, dan biaya pencarian tenaga kerja.

4.      Penyusutan dari sewa belum ada karena diasumsikan tempat belum beroperasional.

5.      Aktiva tetap terdiri dari biaya sewa (ikut termasuk karena diasumsikan sebagai bangunan), renovasi dan interior, peralatan meubel dan operasional salon.

6.      Sumber dana hanya berasal dari modal sendiri yang membiayai investasi (diasumsikan sebagai biaya penyediaan aktiva tetap) sebesar Rp. 69.000.000,00 ; dan sisanya sebagai modal kerja, sebesar Rp. 11.000.000,00.

 

Analisa Titik Pulang Pokok

 

Perkiraan biaya tetap untuk satu bulan adalah :

1.      Biaya listrik, air, telepon, dan restibusi                 Rp.    500.000,00

2.      Biaya gaji                                                              Rp. 4.600.000,00

3.      Biaya penggantian peralatan                                 Rp.    100.000,00

4.      Biaya pemasaran                                                   Rp.    100.000,00

Total biaya tetap per bulan                              Rp. 5.300.000,00

 

Perkiraan harga jual per unit dan biaya variabel per unit, lihat tabel 4.9 :

Perkiraan Harga Jual per Unit dan Biaya Variabel per Unit

JASA SALON

BIAYA TOTAL

VARIABEL

HARGA JUAL
PER UNIT

LABA YANG DIHARAPKAN
PERUNIT

 

1.      Cuci/blow

2.      Gunting

3.      Kriting, cat,dll

4.      Creambath

5.      Medi/pedicure

6.      Lain-lain

 

Rp. 1.500,00

Rp. 2.500,00

Rp. 8500,00

Rp. 3000,00

Rp. 2500,00

Rata-rata

Rp. 15.000,00

 

Rp. 15.000,00

Rp. 20.000,00

Rp. 50.000,00

Rp. 23.750,00

Rp. 15.000,00

Rata-rata

Rp. 35.000,00

 

Rp. 13.500,00

Rp. 17.500,00

Rp. 41.500,00

Rp. 20.750,00

Rp. 12.500,00

 

Rp. 20.000,00

Sumber : Youknows Salon

Dari 100% pelayanan ,untuk perkiraan awal maka prosentase pelayanan cuci/blow yang paling diminati pelanggan yaitu sebesar 40 % dan lainnya masing-masing 12%. Untuk mendapatkan kontribusi margin atau  (harga jual rata-rata per unit – biaya variabel rata-rata per unit) adalah :

40% (13.500) + 12% (17.500+41.500+20.750+12.500+20.000)

= 5.400,00 + 13.470,00 = 18.870,00

Dari data di atas maka titik pulang pokoknya adalah sebagai berikut :

TTP = 5.300.000,00 / 18.870,00 = 280,87 = 281

Atau dalam rupiah sebagai berikut :

TTP = 281 * harga penjualan perunit

Harga penjualan per unit adalah :

40% (15.000) + 12% (20.000+50.000+23.750+15000+35000) = 12960

Jadi TTP = 281 * Rp. 23.250 = Rp. 6.533.250,00

 

Break Even Analysis jika terjadi peningkatan biaya tetap (fixed cost)

Periode

(3 th rencana)

 

Biaya Tetap

TTP

(unit)

TTP

(rupiah)

Juli-Des 2001

5.300.000

281

6.533.250

Jan-Juni 2002

5.400.000

287

6.672750

Juli-Des 2002

5.500.000

292

6.789.000

Jan-Juni 2003

5.600.000

297

6.905.250

Juli-Des 2003

5.700.000

303

7.044.750

Jan-Jun 2004

5.800.000

308

7.161.000

Juli-Des 2004

5.900.000

313

7.269.475

Sumber : Perhitungan estimasi sendiri

 

Financial Forecast untuk Bisnis Salon

 

Asumsi-Asumsi yang Digunakan untuk Perhitungan

Analisa estimasi ke depan untuk financial forecast adalah selama tiga setengah tahun ke depan. Pada setengah tahun pertama dari pembukaan (Juli 2001 sampai dengan Desember 2001) Youknows Salon masih pada tahap perkenalan. Jadi perhitungan finansialnya data-data yang baik adalah mulai Januari 2002. Forecast yang dilakukan adalah sampai pada akhir Desember 2003.

Asumsi-asumsi yang diberlakukan adalah :

-          Diperkirakan terjadi kenaikan penjualan sebesar 1,5% setiap triwulan kecuali pada periode Juli – Desember 2001.

-          Diasumsikan terjadi kenaikan fixed cost biaya tetap Rp. 100.000,00 untuk setiap semester (6 bulan sekali).

-          Biaya variabel diasumsikan 16% dari penjualan. Estimasi ini didapat dari :

40% (1500/150000)+ 12% (2500/20000 + 8500/50000 + 3000/23750 + 2500/15000 + 15000/35000) = 16%.

 

Berikut ini tabel 4.11 Yang menunjukkan asumsi-asumsi tersebut :

 

 

Asumsi-Asumsi untuk Financial Forecast

Periode

Jml.

Hari

Asumsi Omset

Perhari

Asumsi

Biaya tetap

Perbulan

Asumsi

Biaya

Variabel

Asumsi

TTP

(BEP)

2001

 

 

 

 

 

Triw I

84

Juli, 175.000

5.300.000

16%*omset

6.533.250

 

 

Agust-Sept

220.000

5.300.000

16%*omset

6.533.250

Triw II

87

220.000

5.300.000

16%*omset

6.533.250

2002

 

 

 

 

 

Triw I

90

223.300

5.400.000

16%*omset

6.672750

Triw II

91

225.650

5.400.000

16%*omset

6.672750

Lanjutan

 

Asumsi-Asumsi untuk Financial Forecast

 

 

 

 

 

 

Periode

Jml.

Hari

Asumsi Omset

Perhari

Asumsi

Biaya tetap

Perbulan

Asumsi

Biaya

Variabel

Asumsi

TTP

(BEP)

Triw III

92

230.050

5.500.000

16%*omset

6.789.000

Triw IV

89

233.500

5.500.000

16%*omset

6.789.000

2003

 

 

 

 

 

Triw I

90

237.000

5.600.000

16%*omset

6.905.250

Triw II

91

240.550

5.600.000

16%*omset

6.905.250

Triw III

92

244.166

5.700.000

16%*omset

7.044.750

Triw IV

91

247.828

5.700.000

16%*omset

7.044.750

2004

 

 

 

 

 

Triw I

91

251.545

5.800.000

16%*omset

7.161.000

Triw II

91

255.320

5.800.000

16%*omset

7.161.000

Triw III

92

259.150

5.900.000

16%*omset

7.269.475

Triw IV

90

263.037

5.900.000

16%*omset

7.269.475

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : analisa

 

 

 

Estimasi Penjualan dan Contribution Margin Pertriwulan

 

Periode

Jml.

Hari

Omset

 

Biaya

Tetap

Biaya

Variabel

Cont.

Margin

Gross

Profit

2001

 

 

 

 

 

 

Triw I

84

17.445.000

15.900.000

2.791.200

14.653.800

(1.246.200)

Triw II

87

19.140.000

15.900.000

3.062.400

16.077.600

177.600

2002

 

 

 

 

 

 

Triw I

90

20.097.000

16.200.000

3.215.520

16.881.480

681.480

Triw II

91

20.625.150

16.200.000

3.300.024

17.325.126

1.125.126

Triw III

92

21.164.600

16.500.000

3.386.336

17.778.264

1.278.264

Triw IV

89

20.781.500

16.500.000

3.325.040

17.456.460

956.460

2003

 

 

 

 

 

 

Triw I

90

21.330.000

16.800.000

3.412.800

17.917.200

1.117.200

Triw II

91

21.938.550

16.800.000

3.510.168

18.428.382

1.628.382

Triw III

92

22.463.272

17.100.000

3.594.124

18.869.148

1.769.148

Triw IV

91

22.552.348

17.100.000

3.608.376

18.943.972

1.843.972

2004

 

 

 

 

 

 

Triw I

91

22.890.595

17.400.000

3.662.495

19.228.100

1.828.100

Triw II

91

23.234.120

17.400.000

3.717.459

19.516.661

2.116.661

Triw III

92

23.841.800

17.700.000

3.814.688

20.027.112

2.327.112

Triw IV

90

23.673.330

17.700.000

3.787.733

19.885.597

2.185.597

Sumber : analisa

 

 

Proyeksi Cash Flow, Rugi/Laba, dan Neraca

Untuk proyeksi cash flow, rugi/laba, dan neraca-neraca tiap periode dapat dilihat pada lampiran. Berikut ini diberikan tabel neraca awal dan neraca perperiode akhir untuk estimasi tiga tahun pertama.

 

Neraca Awal Pertanggal 1 Juni 2001

AKTIVA

 

PASIVA

 

Cash

Bank

Prive

Penyusutan

Aktiva Lancar

Aktiva Tetap

Rp. 5.000.000,00

Rp. 6.000.000,00

Rp. 6.000.000,00

0

Rp. 5.000.000,00

Rp. 58.000.000,00

Hutang

Modal sendiri

- Investasi

- Modal kerja

Laba ditahan

0

 

Rp. 63.000.000,00

Rp. 11.000.000,00

0

 

Rp. 80.000.000,00

 

Rp. 80.000.000,00

Sumber : Youknows Salon

 

Neraca Pertanggal 31 Desember 2004

AKTIVA

 

PASIVA

 

Cash

Bank

Prive

Penyusutan

Aktiva Lancar

Aktiva Tetap

Rp. 5.000.000,00

Rp. 22.010.013,00

Rp. 6.000.000,00

p. 8.700.000,00

Rp. 5.000.000,00

Rp. 49.300.000,00

Hutang

Modal sendiri

- Investasi

- Modal kerja

Laba ditahan

0

 

Rp. 63.000.000,00

Rp. 10.038.260,00

Rp. 16.971.753,00

 

Rp. 96.010.013,00

 

Rp. 96.010.013,00

Sumber : perhitungan estimasi

 

Keterangan :

-          Pada neraca per 31 Desember 2001 terjadi pengurangan modal kerja dari Rp.11.000.000,00 menjadi Rp. 10.038.260,00. Hal ini terjadi karena pada awal-awal beroperasinya Youknows Salon mengalami kerugian, sebab konsumen belum banyak yang tahu dan datang. Keadaan ini tidak perlu dirisaukan karena sebagai wirausaha sejati yang ditinjau adalah kemungkinan kedepannya, bukan dari hasil/kerugian sesaat.

-          Pada neraca-neraca penutup tahun berikutnya diproyeksikan memberikan hasil yang positif, dan diharapkan pertumbuhan dapat terus berlangsung, seiring dengan bertambahnya jumlah pelanggan.

-          Penyusutan dihitung selama dua puluh tahun dengan tingkat penyusutan pertahun yang sama. Jadi jika nilai fixed asset sebesar Rp. 58.000.000,00 maka penyusutan pertahunnya adalah Rp. 2.900.000,00.

 

Analisa ROI (Return of Investment)

Analisa Return of Investment atau lebih dikenal dengan ROI merupakan peninjauan terhadap hasil pengembalian terhadap jumlah harta. Rasio ini digunakan untuk mencoba mengukur efektivitas perusahaan dalam memanfaatkan seluruh sumber dayanya, yang kadang-kadang disebut dengan hasil pengembalian atas investasi. Rumus yang digunakan adalah :

ROI = (Laba bersih + bunga (1-pajak)) / (Total Aset)

Untuk perhitungan ROI dari Youknows Salon ini diasumsikan bunga adalah 0 dan pajak yang dikenakan sebesar 10%.

 

Analisa Sensitifitas

Bisnis di bidang jasa salon menekankan lebih besar kepada jasa. Jika konsumen puas atas pelayanannya maka akan terbentuklah pasar yang loyal dan biasanya mereka tidak mempersoalkan harga. Jadi tingkat perkembangan dari salon sangat ditentukan oleh tingkat pelayanan, ketrampilan sumber daya manusia, peralatan yang lengkap dan mengikuti tren mode, suasana yang nyaman, dan lokasi yang strategis.

Jadi terjadinya perubahan permintaan di salon sangat tergantung dengan jalannya waktu, yaitu bertambahnya pelanggan-pelanggan yang loyal terhadap salon tersebut. Semakin lama diharapkan pelanggan semakin banyak dan memberikan pertumbuhan yang signifikan.

Sudah tentu secara kuantitatif perubahan omset salon juga ditentukan hal-hal lain, seperti :

-          Jumlah hari pelayanan

-          Tingkat pertumbuhan konsumen/permintaan.

-          Berubahnya biaya baik fixed cost maupun variabel cost. Perubahan fixed cost menyebabkan perubahan titik pulang pokok juga.

 

Berikut ini tabel perubahan-perubahan yang terjadi dalam kurun waktu proyeksi tiga setengah tahun.

 

Kemungkinan Perubahan-Perubahan Asumsi yang Terjadi

Periode

Jumlah

Hari

Pelayanan

Asumsi Omset

Perhari

Asumsi

Biaya tetap

Perbulan

Asumsi

TTP

(BEP)


 

 

 

 

Triw I

84

Juli, 175.000

5.300.000

6.533.250

 

 

Agust-Sept 220.000

5.300.000

6.533.250

Triw II

87

220.000

5.300.000

6.533.250


 

 

 

 

Triw I

90

223.300

5.400.000

6.672750

Triw II

91

225.650

5.400.000

6.672750

Triw III

92

230.050

5.500.000

6.789.000

Triw IV

89

233.500

5.500.000

6.789.000


 

 

 

 

Triw I

90

237.000

5.600.000

6.905.250

Triw II

91

240.550

5.600.000

6.905.250

Triw III

92

244.166

5.700.000

7.044.750

Triw IV

91

247.828

5.700.000

7.044.750


 

 

 

 

Triw I

91

251.545

5.800.000

7.161.000

Triw II

91

255.320

5.800.000

7.161.000

Triw III

92

259.150

5.900.000

7.269.475

Triw IV

90

263.037

5.900.000

7.269.475

Sumber : estimasi

 

Perubahan Asumsi yang Menyebabkan Perubahan Omset

Periode

Jml.

Hari

Omset

 

Biaya

Tetap

Biaya

Variabel

Gross

Profit

Perubahan


 

 

 

 

 

 

Triw I

84

17.445.000

15.900.000

2.791.200

(1.246.200)

 

Triw II

87

19.140.000

15.900.000

3.062.400

177.600

 


 

 

 

 

 

 

Triw I

90

20.097.000

16.200.000

3.215.520

681.480

283,71%

Triw II

91

20.625.150

16.200.000

3.300.024

1.125.126

65,10%

Triw III

92

21.164.600

16.500.000

3.386.336

1.278.264

13,6%

Triw IV

89

20.781.500

16.500.000

3.325.040

956.460

(25,17%)


 

 

 

 

 

 

Triw I

90

21.330.000

16.800.000

3.412.800

1.117.200

16.81%

Triw II

91

21.938.550

16.800.000

3.510.168

1.628.382

45,75%

Triw III

92

22.463.272

17.100.000

3.594.124

1.769.148

8,64%

Triw IV

91

22.552.348

17.100.000

3.608.376

1.843.972

4,23%


 

 

 

 

 

 

Triw I

91

22.890.595

17.400.000

3.662.495

1.828.100

(0,8%)

Triw II

91

23.234.120

17.400.000

3.717.459

2.116.661

15,7%

Triw III

92

23.841.800

17.700.000

3.814.688

2.327.112

9,95%

Triw IV

90

23.673.330

17.700.000

3.787.733

2.185.597

(6,08%)

Sumber : estimasi

 

Terlihat di atas dari 12 triwulan sebagian besar mengalami perubahan positif. Jadi bisnis salon ini perubahan terjadi seiring berjalannya waktu. Semakin lama salon berdiri semakin banyak pelanggan loyal yang mengetahuinya dan mendatanginya. Hal inilah yang dapat menjelaaskan bagaimana baiknya pertumbuhan salon Rudy Hadisuwarno yang memang telah dirintis sejak lama.

 

Kelayakan Bisnis Youknows Salon

-          Dari uraian-uraian di atas bahwa bisnis salon ini memang merupakan tekad pribadi sang wirausaha, karena awalnya peneliti selalu mengeluarkan uang untuk ke salon yang biayanya tidak sedikit sehingga terpikir untuk membuat salon sendiri. Dengan demikian selain dapat pelayanan perawatan rambut sepuas-puasnya, penulis juga mendapatkan hasil tambahan dari usaha yang dibentuk.

-          Dari analisa dan survey pasar di sekitar lokasi usaha yang dibentuk sangat potensial, tinggal bagaimana cara yang tepat menarik minat para langganan potensial tersebut.

-          Investasi yang diperlukan tidak terlalu besar (secara relatif) yaitu Rp. 69.000.000,00. Pengusaha telah menyiapkan dana sendiri untuk pembentukan usaha tersebut. Jadi dari segi dana tidak ada kendala.

-          Keuntungan yang didapat pada tiga tahun pertama memang masih sangat kecil. Tetapi itulah bisnis, selain keuntungan terdapat juga harapan untuk berkembang. Jika tidak dimulai walau keadaan ekonomi belum baik kapan lagi memulai membina pasar sebelum terlambat.

-          Keuntungan yang didapat :

Net profit tahun 2002 adalah Rp. 3.637.197,00 atau 3.637.197/69.000.000 = 5,27%  (masih jauh di bawah bunga bank komersial, sekitar 12%)

Net profit tahun 2003 adalah Rp. 5.722.833,00 atau 5.722.833/69.000.000 = 8,29% (masih di bawah bunga bank)

Net profit tahun 2004 adalah Rp. 7.611.723,00 atau 7.611.723/69.000.000 = 11,03% (hampir mendekati harga pasar).

-          Dari perhitungan di atas memang terlihat bahwa hasl yang didapat jauh lebih kecil daripada menyimpan uang di bank. Tetapi yang harus diingat bahwa melakukan bisnis bukan hanya satu tahun atau lima tahun tetapi diharapkan selama-lamanya. Dengan pertumbuhan yang positif tersebut bisnis ini masih dapat dikategorikan layak secara kualitatif karena kemungkinan pertumbuhan melebihi bunga bank komersial mulai terlihat.

 

Evaluasi Hasil Nyata Tiga Triwulan Pertama dari Youknows Salon

 

Omset Penjualan Youknows Salon

 

TGL

JULI

AGT

SEPT

OKT

NOV

DES

1

 

221.875

104.500

173.000

151.000

277.500

2

 

416.700

327.500

276.000

217.500

230.000

3

 

312.325

137.625

133.000

133.500

210.500

4

 

255.250

247.500

224.500

233.500

215.000

5

 

286.250

195.000

119.600

195.000

108.000

6

 

238.750

117.000

190.750

260.000

103.500

7

 

254.375

288.250

243.000

275.000

100.000

8

 

454.375

139.500

144.500

112.500

141.000

9

114.400

133.500

123.000

242.500

275.000

115.000

10

82.000

292.000

385.000

250.000

129500

118.500

11

78.000

198.000

255.000

231.000

230.000

240.000

12

102.800

213.500

224.150

172.500

258.800

220.000

13

298.800

201.050

296.000

279.000

184.600

213.900

Lanjutan

Omset Penjualan Youknows Salon

Periode Juli-Desember

 

 

 

 

 

 

TGL

JULI

AGT

SEPT

OKT

NOV

DES

14

196.600

292.500

248.500

260.500

220.000

260.000

15

91.000

120.000

201.000

200.000

196.500

293.500

16

172.100

242.300

252.500

255.000

247.500

Libur

17

302.100

199.500

144.500

223.000

193.500

Libur

18

91.600

193.500

120.000

270.500

261.000

Libur

19

268.000

189.700

250.000

288.500

281.500

Libur

20

540.800

102.850

130.000

116.000

142.500

Libur

21

332.400

202.500

158.500

237.500

280.000

270.000

22

104.000

145.000

288.500

100.900

280.000

222.000

23

40.000

108.500

232.500

233.000

270.000

220.000

24

183.900

130.500

228.000

249.500

100.000

247.500

25

200.000

286.500

211.000

280.000

227.500

215.000

26

89.300

272.500

223.000

200.000

156.000

245.000

27

323.200

234.850

128.500

122.000

132.500

231.000

28

237.500

291.000

247.500

215.000

280.000

212.500

29

24.800

110.000

147.000

121.000

167.750

295.000

30

37.500

227.000

272.500

120.000

298.500

213.000

31

128.000

155.800

 

225.650

-

296.000

Total

4.038.800

6.982.450

6.323.525

6.397.400

6.390.650

5.613.400

Rata-rata

175.600

225.240

210.784

206.386

213.022

215.900

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : Youknows Salon

 

 

 

Omset Penjualan Youknows Salon Periode Januari – April

 

TGL

JAN

FEB

MAR

APR

1

Thn Baru

222.500

236.000

110.000

2

243.000

214.400

160.900

141.000

3

260.500

197.500

282.000

295.000

4

195.000

235.000

100.000

242.500

5

180.000

163.500

117.000

245.000

6

120.000

268.500

121.900

207.900

7

247.000

220.000

286.100

218.000

8

277.500

185.000

370.000

286.500

9

180.800

283.600

185.500

125.000

10

201.000

243.500

227.500

213.900

11

329.000

350.000

222.000

198.000

12

144.400

255.000

285.000

213.500

13

237.500

217.500

276.000

201.050

14

277.000

235.500

139.500

292.500

15

250.000

297.900

270.000

220.000

16

275.500

637.900

121.000

252.500

17

217.500

103.500

235.000

244.500

18

257.500

247.000

102.800

220.000

 

Lanjutan

Omset Penjualan Youknows Salon

Periode Januari – April

 

 

 

 

 

TGL

JAN

FEB

MAR

APR

19

132.500

140.000

242.500

250.000

20

225.000

282.500

236.000

230.000

21

272.000

212.500

157.500

237.500

22

265.000

265.000

231.000

200.900

23

154.500

237.500

278.500

233.000

24

249.400

232.500

110.500

249.500

25

247.500

286.500

282.000

280.000

26

191.000

265.400

162.000

245.000

27

281.000

287.500

272.500

231.000

28

191.600

142.500

114.500.

212.500

29

165.000

 

246.000

295.000

30

235.000

 

235.900

213.000

31

255.000

 

247.500

 

TOTAL

6.757.700,00

6.929.700,00

6.554.600,00

6.804.250,00

Rata-rata

225.256,70

247.489,29

211.438,71

210.141,70

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : Youknows Salon

 

Jika diasumsikan bulan Juli 200x sebagai data bias maka perkembangan omset nyata dari Youknows Salon per triwulan adalah sebagai berikut :

-          Triwulan 1  rata-rata pendapatan harian Rp. 214.130,70.

-          Triwulan 2  rata-rata pendapatan harian Rp. 218.059,46.

-          Triwulan 3 rata-rata pendapatan harian Rp. 228.578,80.

 

Perbandingan antara estimasi dan kenyataan :

-          Pada awal pembukaan bulan Juli diestimasi memiliki penjualan rata-rata Rp.175.000,00. Karena tahap ini masih merupakan tahap pengenalan dimana konsumen baru tahu bahwa di lokasi tersebut terdapat salon. Pada kenyataannya pada bulan ini omset ternyata dapat mencapai Rp. 175.600,00 (selisih Rp.6000,00 dari estimasi)

-          Pada bulan Agustus sampai Desember penjualan diperkirakan meningkat  menjadi Rp. 220.000,00. Karena tahap ini telah berdatangan konsumen real yang memang menjadi pelanggan salon tersebut. Jika dibandingkan dengan kenyataan setelah operasional, omset yang didapat Youknows Salon adalah sebagai berikut :

 

Tabel Perbandingan Estimasi Omset dan Hasil Nyata

Youknows Salon Periode Juli 200x s.d. Desember 200x

BULAN

ESTIMASI

REALITAS

SELISIH

Juli 2001

Rp. 175.000,00

Rp. 175.600,00

600

Agustus 2001

Rp. 220.000,00

Rp. 225.240,00

5.240

September 2001

Rp. 220.000,00

Rp. 210.784,00

(9.216)

Oktober 2001

Rp. 220.000,00

Rp. 206.368,00

(13.632)

November 2001

Rp. 220.000,00

Rp. 213.022,00

(6.978)

Desember 2001

Rp. 220.000,00

Rp. 215.900,00

(4.100)

Sumber : Youknows Salon

Terlihat bahwa terdapat perbedaan antara estimasi penjualan dengan realitasnya tetapi tidak berbeda terlalu jauh, walaupun hasil kenyataan lebih kecil daripada estimasi. Hal ini dapat diakibatkan keadaan yang tidak menentu dari pasar yang selalu berubah-ubah dan sulit diprediksi. Apalagi di tengah keadaan ekonomi sekarang ini.

-          Untuk tahun berikutnya periode Januari sampai dengan April, pada estimasi terjadi kenaikan sebesar 1,5% setiap triwulan. Jika diperbandingkan dengan realitasnya, dapat dilihat pada tabel berikut ini :

 

Tabel Perbandingan Estimasi Omset dan Hasil Nyata

Youknows Salon Periode Januari 200y s.d. April 200y

BULAN

ESTIMASI

REALITAS

SELISIH

Januari 2002

Rp. 223.300,00

Rp. 225.256,70

1.956,70

Februari 2002

Rp. 223.300,00

Rp. 247.489,29

24.189,29

Maret 2002

Rp. 223.300,00

Rp. 211.438,71

(11.861,29)

April 2002

Rp. 226.650,00

Rp. 228.578,80

1.928,80

Sumber : Youknow Salon

Dari tabel di atas terdapat perbedaan tetapi lebih banyak  realitas lebih besar dari estimasinya. Hal ini merupakan hasil yang baik, dan diharapkan menunjukkan adanya pertumbuhan yang positif, dan pasar sudah mulai menerima produk-produk yang ditawarkan.

Kemungkinan penyimpangan atau perubahan yang terjadi :

-          Target penjualan yang tidak tercapai

-          Tidak terpenuhinya standar yang telah direncanakan, misalnya standar dalam pelayanan, Sumber Daya Manusia yang dapat mempengaruhi pasar.

-          Pesaing melancarkan serangan yang beruntun sehingga mempengaruhi pasar dalam suatu wilayah secara signifikan.

-          Kenaikan peralatan dan bahan-bahan karena pengaruh-pengaruh ekonomi.

-          Penghematan yang dilakukan manajemen yang dapat menghemat target pengeluaran.

-          Penyesuaian-penyesuaian dalam akuntansi.

Yang sangat mempengaruhi dari penyimpangan adalah kesalahan estimasi pasar, ternyata pasar yang diincar tidak sesuai yang diharapkan/meleset menyebabkan melesetnya profit yang diharapkan, dan waktu titik pulang poko semakin lambat. Untuk selanjutnya diharapkan Youknows Salon tetap tumbuh dan berkembang dengan baik.

 

Kesimpulan

 

1.      Kewirausahaan dapat diartikan sebagai sikap, nilai dan kemampuan untuk mencari, melihat dan memanfaatkan peluang, menciptakan sesuatu yang baru dengan menggunakan sumber daya untuk memberikan balas jasa dan memperoleh keuntungan. Seorang wirausaha adalah seorang yang berkemauan keras dalam melakukan tindakan yang bermanfaat dan patut menjadi teladan hidup. Sebelum melakukan usaha perlu dilakukan perencanaan bisnis. Perencanaan bisnis/business plan merupakan penelitian mengenai kegiatan organisasi sekarang dan yang akan datang dan menyusun kegiatan untuk mendapatkan hasil yang diinginkan yang dituangkan dalam suatu dokumen perencanaan.

2.      Tahap pertama untuk membangkitkan daya cipta bagi pembentukan suatu usaha baru diperlukan ide-ide segar. Ide-ide ini justru bisa menjadi peluang karena dapat dikembangkan. Ide dapat digerakkan secara internal melalui perubahan cara-cara/metode yang lebih baik untuk memuaskan pelanggan dalam memenuhi kebutuhannya. Ide dapaat dihasilkan dalam bentuk produk dan jasa baru. Ide dapat dihasilkan dalam bentuk modifikasi bagaimana pekerjaan dilakukan atau modifikasi cara melakukan suatu pekerjaan. Hasil dari ide-ide tersebut secara keseluruhan adalah perubahan dalam bentuk arahan atau petunjuk bagi perusahaan atau kreasi baru tentang barang yang dihasilkan perusahaan. Banyak wirausaha yang berhasil bukan atas ide sendiri tetapi hasil pengamatan dan penerapan ide-ide orang lain, dan bisa menjadi peluang.

3.      Gagasan awal ide pembuatan salon ini merupakan tekad pribadi sang responden sendiri, karena awalnya responden selalu mengeluarkan uang untuk ke salon yang biayanya tidak sedikit sehingga terpikir untuk membuat salon sendiri. Dengan demikian selain dapat pelayanan perawatan rambut sepuas-puasnya, responden juga mendapatkan hasil tambahan dari usaha yang dibentuk. Dengan spirit bukan no action dream only responden memulai membuat usaha salon ini, yaitu mempunyai ide dan langsung mengumpulkan keberanian untuk mencipta, walau belum berpengalaman dalam pengelolaan salon. Dengan perhitungan yang baik diharapkan binis salon yang akan diwujudkan harus memberikan hasil yang baik.

4.      Tahap operasional yang dilaksanakan dalam pembentukan salon ini adalah : penyiapan dana dan rencana bisnis, renovasi/perbaikan dan pembuatan interior salon, penyediaan peralatan meubel salon, penyediaan peralatan operasional salon, penyediaan bahan-bahan salon, pencarian tenaga kerja, dan pemasaran di berbagai media promosi.

5.      Dari perhitungan proyeksi memang terlihat bahwa hasil yang didapat jauh lebih kecil daripada menyimpan uang di bank. Tetapi yang harus diingat bahwa melakukan bisnis bukan hanya satu tahun atau lima tahun tetapi diharapkan selama-lamanya. Dengan pertumbuhan yang positif tersebut bisnis ini masih dapat dikategorikan layak secara kualitatif karena kemungkinan pertumbuhan melebihi bunga bank komersial mulai terlihat. Suatu bisnis harus diperjuangkan dan diwujudkan karena sangat berguna bagi berbagai pihak, yang terpenting adalah terciptanya lapangan kerja dan mempengaruhi peningkatan kemakmuran masyarakat sekitarnya. Untuk itu kadangkala pada tahap awal bisnis kadang merugi tetapi wirausahawan selalu mempunyai harapan masa depan untuk memperoleh keuntungannya pribadi.

 

Saran

1.      Perencanaan bisnis sangat penting untuk dilakukan karena sangat berguna untuk berbagai pihak. Jadi sebelum melakukan usaha baru sebaiknya dilakukan perencanaan yang sebaik-baiknya, supaya kegiatan bisnisnya tidak mengalami kegagalan dan memberi keuntungan sepanjang waktu. Bagi investor perencanaan bisnis berguna untuk memilih jenis investasi yang paling menguntungkan dan menjadi jaminan  atas modal yang ditanamkan atau dipinjamkan. Bagi pihak masyarakat dan pemerintah perencanaan bisnis dapat digunakan sebagai bahan kajian apakah usaha yang didirikan atau dikembangkan bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya atau tidak bermanfaat sama sekali.

2.      Seorang wirausahawan pantang menyerah, bekerja keras, kreatif, berani mengambil risiko, mempunyai motivasi yang tinggi, dan juga tidak meninggalkan fungsi-fungsi sosialnya. Hampir semua bisnis pada saat sekarang ini sulit sekali untuk diwujudkan karena keadaan ekonomi yang sangat buruk dengan ditandai menurunnya daya beli. Biaya-biaya membengkak, baik itu biaya investasi, peralatan, biaya rutin, dan peningkatan upah minimum regional yang tidak diimbangi dengan kemampuan konsumen untuk membeli produk. Melihat hal ini jika rencana-rencana bisnis tidak diwujudkan, usaha-usaha yang ada mengalami penutupan, minat untuk mendirikan usaha baru tidak ada lagi maka yang dirugikan adalah masyarakat itu sendiri, misalnya yang sangat berpengaruh adalah menurunnya lapangan kerja karena yang menciptakannya banyak bermunduran dan tidak ada lagi karena takut mengambil risiko. Jadi diharapkan seorang pengusaha dalam membuka bisnisnya tidak sekedar untuk mencari profit yang besar, tetapi fungsi-fungsi sosial harus diperhatikan walaupun mempunyai profit yang kecil, dan harapan akan kemungkinan peningkatan masa depan harus diperhatikan.

3.      Untuk perencanaan bisnis Youknows salon ini, saran dari pengusaha sendiri adalah hasil yang ingin diraih jangan terlalu pesimis. Hal ini memang dapat diterima karena sangat menurunnya daya beli masyarakat Bandung pada saat ini, sehingga hal-hal yang bukan primer kurang diperhatikan lagi seperti salon ini. Selain itu karena Youknows salon merupakan pemain baru, sehingga  belum begitu mampu bersaing dengan pemain-pemain lama yang sudah berjalan tahunan dan memiliki pelanggan yang sangat banyak. Akan tetapi hal rasa optimisme harus tetap ada dengan melakuan perbaikan-perbaikan secara terus-menerus dan melakukan penyempurnaan yang perlu, seperti dengan menambah fasilitas-fasilitas pelayanan, mempertinggi skill para karyawan dan meningkatkan tampilan usaha sehingga lebih menarik minat konsumen.

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Avis, Warren, 1995, Meraih Peluang Menjadi yang Pertama, Jakarta : Mitra Utama.

Bygrave, William, 1994, The Portable MBA in Enterpreneurship, New York : John Willey & Sons

Cooper, Emory, 1996, Metode Penelitian Bisnis, Jilid 1 & 2, Jakarta : Erlangga.

Drucker, Peter F, 1984 Inovasi dan Kewiraswastaan Praktek dan Dasar-Dasar, Erlangga, Jakarta.

Jauch, Glueck, 1994, Manajemen Strategis dan Kebijakan Perusahaan, Jakarta : Erlangga.

Meredith, Geoffrey, 2000, Kewirausahaan Teori dan Praktek, Pustaka Binaman Pressindo, Jakarta.

Pieters, Hisrich, 1995, Enterpreneurship, Starting, Developing, and Managinga New Enterprise, Third edition, Boston : Irwin Mcgraw Hill.

Porter, Michael, 1994, Keunggulan Bersaing, Jakarta : Binarupa Aksara.

Suryana, 2001, Kewirausahaan, Salemba Empat, Jakarta.

Wirasasmita, Yuyun, 2000, Pemikiran Kewirausahaan : Kreativitas, Inovasi, dan Kewirausahaan, Bandung.

Worthington, Britton, 1994, The Business Environment, Leicester : Pitman Publishing.

Yuyus, Catatan Kuliah MM Unpad 2001

Zimmerer, Scarborough, 2002, Pengantar Kewirausahaan dan Manajemen Bisnis Kecil, Jakarta : Prenhallindo.

Zimmerer, Scarborough, 1996, Enterpreneurship and New Venture Formation, London : Prentice Hall.

 

 

narasumber#

Last Updated on Sunday, 05 June 2011 17:25
 

Comments  

 
0 #1 aster.p Tuesday, 15 January 2013
ini dia yang saya cari....sangat lengkap...sangat membantu sekali postingan yang sangat rinci dan bagus ini....terimakasih kakak :lol:
Quote
 

FORM_HEADER


FORM_CAPTCHA
FORM_CAPTCHA_REFRESH

Banner
Situs Edukasi Entrepreneur Muda
Banner
Situs Ekonomi Pertahanan
Copyright © 2013 eLearning KuliahPedia. All Rights Reserved.
Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.